RSS

Senin, 14 Desember 2009

Menghindari sikap Bossy


Menghindari sikap Bossy





Terkadang kita suka sebal melihat teman yang senang memerintah yang tentu saja membuat kita jengkel karenanya. Nah, apakah anda termasuk dalam kategori tersebut?
Sikap bossy akan sangat jelas terlihat ketika melakukan kerjasama dalam tim, orang yang memiliki sifat bossy ini akan terlihat menguasai tim serta memerintah masing-masing anggota tim tanpa mempedulikan pendapat ataupun saran dari anggota timnya. Ia merasa bahwa dirinyalah yang paling mengerti akan permasalahan yang dihadapi. Sehingga ia akan mengambil alih jalannya suatu tim berdasarkan keputusan dan keinginannya sendiri. Bahkan yang lebih parah, ia akan memberi perintah kepada anggotanya sesuai dengan keinginannya tanpa mempedulikan kemampuan, situasi, kondisi, dan pendapat yang dimiliki oleh anggota timnya.
Dalam melakukan kerjasama tim yang diperlukan adalah koordinasi dan kooperasi bukanlah sifat bossy seperti yang telah sampaikan di atas. Jika anda mendapatkan posisi sebagai ketua dalam suatu tim atau merasa memilki pengetahuan lebih akan suatu hal janganlah memutuskan segala sesuatu berdasarkan pertimbangan anda sendiri, tetapi bertukar pikiran dengan teman-teman satu tim, saling berbagi pendapat dan saran baru kemudian melakukan pembagian tugas sesuai dengan kesepakatan bersama. Jangan pula memandang rendah terhadap orang lain, seringlah menggunakan kata “tolong” daripada langsung memberi perintah begitu saja. Karena jika seseorang dimintai tolong akan lebih merasa dihargai perasaannya daripada langsung diberi perintah.


Dalam pembagian tugas juga harus dipertimbangkan situasi, kondisi, dan kemampuan yang dimiliki oleh anggota tim. Jangan memberikan tugas yang banyak kepada teman yang sedang sakit, atau memberi tugas yang dia tidak mengerti. Tetapi berikanlah tugas sesuai dengan kemampuan atau keahlian masing-masing dari anggota serta sesuaikan pula dengan situasi dan kondisinya. Kita harus bisa menciptakan tugas menjadi pekerjaan yang menyenangkan bukan menjadi beban bagi masing-masing anggota. Dalam membagi tugas sebaiknya dijelaskan lebih dahulu apa sih sebenarnya tugas yang kita dapatkan itu? Apa yang harus dikerjakan, bagaimana cara pengerjaannya, dan pihak-pihak mana saja yang melaksanakan tugas tersebut. Dengan demikian masing-masing anggota akan mengerti tugasnya sehingga tugas pun dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya perasaan yang mengganjal dari masing-masing anggota.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini