RSS

Kamis, 27 Mei 2010

Akuntansi Sumber Dana Perbankan


Bank adalah lembaga keuangan utama yang menyalurkan dana dari unit surplus ke unit defisit. Di dalam dunia perbankan, setiap bank harus memelihara catatan-catatan guna menyediakan data bagi keperluan laporan tentang kondisi bank, laporan tentang pendapatan dan biaya, serta untuk perhitungan pajak.


Berdasarkan PSAK No 31 tentang Akuntansi Perbankan, laporan keuangan bank terdiri atas :

  1. Neraca
  2. Laporan Komitmen dan Kontijensi
  3. Laporan Laba Rugi
  4. Laporan Arus Kas
  5. Catatan atas Laporan Keuangan


Kegiatan di dunia perbankan yang sudah tidak asing lagi bagi kita saat ini memberikan pelayanan yang sangat bergam bagi para nasabahnya dengan berbagai produk yang ditawarkan. Bank juga memiliki akuntansi sumber dana perbankan atau yang lebih dikenal dengan akuntansi untuk dana bank yaitu:

  1. Giro

Adalah simpanan pihak ke-3 kepada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya, atau dengan cara pemindah bukuan.


  1. Deposito atau simpanan berjangka

Merupakan simpanan masyarakat yang penariknya dapat dilakukan setelah jangka waktu yang disetujui berakhir.


  1. Tabungan

Merupakan simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan oleh si penabung sewaktu-waktu dikehendaki.


  1. Traveller’s Cheques (TC)

Merupakan warkat berharga atas nama yang diterbitkan oleh suatu bank yang pencairannya dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan hanya oleh orang yang memilki dan namanya tercantum.


  1. Dana Pembayaran Rekening Titipan (Payment Point)

Adalah pembayaran dari masyarakat yang ditujukan untuk keuntungan pihak tertentu, biasanya giro milik suatu perusahaan, yang pembayarannya dilakukan melalui bank. Dana rekening titipan terdiri dari berbagai jenis yaitu rekening listrik PLN, rekening telepon dari telkom, rekening pembayaran titipan lainnya.


  1. Dana Setoran Naik Haji

Adalah dana dari nasabah yang ditujukan untuk kepentingan khusus naik haji yang diterima oleh bank untuk kemudian diteruskan kepada si pihak berhak.


  1. Surat Berharga yang diterbitkan

Salah satu sumber dana yang dimiliki oleh bank adalah dengan menjual surat pengakuan hutang yang telah diterbitkan dan ditandatangani oleh nasabahnya yang belum mampu melunasi hutangnya. Surat pengakuan hutang ini dianggap sebagai aktiva oleh pihak bank yang menerimanya dan dapat diperjualbelikan.

Penjualan surat berharga ini disebut dengan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).


  1. Pinjaman yang diterima

Jenis pinjaman yang diterima oleh bank dapat terdiri dari berbagai ragam yaitu pinjaman jangka panjang dari bank lain, pinjaman dari perusahaan, obligasi, pinjaman luar negri, pinjaman dalam rangka pembiayaan bersama satu atau beberapa proyek.


  1. Kewajiban lain-lain

Jenis kewajiban lain-lain adalah pendapatan yang diterima dimuka, biaya-biaya listrik, biaya telepon, setoran jaminan L/C, utang pajak penghasilan, dan lain-lain.


  1. Pinjaman Subordinasi

Adalah pinjaman yang diperlukan berdasarkan suatu perjanjian antara bank dengan pihak lain yang hanya dapat dilunasi apabila bank telah memenuhi persyaratan tertentu.

  1. Modal Pinjaman

Adalah pinjaman yang didukung dengan menggunakan instrument yang disebut capital notes, loan stock, atau warkat lain yang dipersamakan dengan itu dan mempunyai sifat modal sendiri.


  1. Modal Bank

Merupakan modal awal pada saat pendirian bank yang jumlahnya telah ditetapkan dalam suatu ketentuan atau pendirian bank.



1 komentar:

REZA.F.RAFSANJANI mengatakan...

Hai. aku juga punya materi yang berhubungan dengan akuntansi dana. kunjungi saja di. http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2171/1/01-01-012.pdf

Poskan Komentar

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini