RSS

Senin, 08 Maret 2010

Facebook-Twitter dan Advertising



Belum lama ini, kita telah mendengar dan melihat di banyak stasiun Tv akan maraknya penggunaan berbagai situs jejaring sosial seperti FaceBook dan Twitter.
Tentunya hampir setiap orang sudah tau dan memiliki account di Facebook atau yang lebih sering disingkat menjadi FB dan twitter.
Dari mulai mencari teman-teman lama hingga mencari teman-teman baru pun merupakan hal yang umum dilakukan.
Bisa dibilang dua situs yang tadi saya sebutkan merupakan situs terlaris saat ini di bidang jejaring sosial, mulai dari menambah teman, melihat info, foto, video,chatting, memberikan komentar bahkan memberikan hadiah-hadiah virtual seperti virtual card ucapan selamat tahun baru adalah hal-hal yang biasa dilakukan oleh penggunanya.
Namun bila diperhatikan situs-situs tersebut bukan hanya menjadi situs iseng-iseng belaka. Banyak produsen yang mulai melirik situs-situs jejaring sosial tersebut sebagai sarana dalam melakukan iklan. Hal ini wajar-wajar saja mengingat pengguna kedua situs tersebut memiliki pengguna yang sangat banyak dan hampir tersebar di seluruh dunia.
Advertising atau iklan merupakan hal menarik apalagi jika didukung dengan produk dan service yang baik.
Bayangkan keuntungan yang diperoleh para pendiri situs-situs jejaring sosial tersebut, keuntungan yang mereka peroleh berada di posisi yang fantastis.
Dalam hal ini tidak hanya produsen yang diuntungkan tetapi juga memberikan keuntungan yang melibatkan banyak pihak seperti pemilik situs jejaring sosial tersebut, para penyedia layanan iklan, bank atau penyedia kartu kredit, dan konsumen tentunya.
Zaman yang semakin modern membuat segala sesuatu menjadi lebih praktis, kini anda dapat melakukan transaksi jual-beli sambil tetap terhubung dengan teman-teman anda. Kemudahan tersebut bisa dibilang merupakan kemajuan yang cukup signifikan di dunia advertising walau tidak bisa dipungkiri sebagai konsumen tentunya anda harus tetap berhati-hati dalam memilih dan melakukan transaksi agar anda tidak menjadi korban penipuan. Bisa dibilang kemajuan teknologi bagaikan pisau bermata dua, sisi yang satu menguntungkan dan sisi yang saatunya lagi membahayakan. Tergantung dari bagaimana anda menyikapinya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini