RSS

Rabu, 17 Maret 2010

Manajemen Strategi


Apa sih yang pertama kali terbayang di benak anda ketika mendengar "Manajemen Strategi?" Tentunya beragam persepsi tergantung dari masing-masing pihak yang menanggapinya. Manajemen strategi berasal dari dua buah kata yakni "Manajemen" dan "Strategi". Manajemen merupakan pengelolaan suatu sumber daya yang bertujuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, sedangkan strategi merupakan suatu rencana dan cara dalam melaksanakan sesuatu. Sehingga jika kedua kata tersebut digabungkan Manajemen Strategi dapat diartikan sebagai pengelolaan sumber daya dengan menggunakan rencana dan berbagai cara sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara ekonomis, efisien dan efektif.

Ada beberapa manfaat yang diperoleh organisasi jika mereka menerapkan manajemen strategik, yaitu:

1. Memberikan arah jangka panjang yang akan dituju.

2. Membantu organisasi beradaptasi pada perubahan-perubahan yang terjadi.

3. Membuat suatu organisasi menjadi lebih efektif

4. Mengidentifikasikan keunggulan komparatif suatu organisasi dalam lingkungan yang semakin beresiko.

5. Aktifitas pembuatan strategi akan mempertinggi kemampuan perusahaan untuk mencegah munculnya masalah di masa datang.

6. Keterlibatan anggota organisasi dalam pembuatan strategi akan lebih memotivasi mereka pada tahap pelaksanaannya.

7. Aktifitas yang tumpang tindih akan dikurangi

8. Keengganan untuk berubah dari karyawan lama dapat dikurangi.


Suatu Instansi atau perusahaan atau apapun itu jika memilki manajemen strategis yang baik tentunya merupakan salah satu faktor kunci yang dapat meningkatkan keberhasilan dalam berbagai kegiatan yang dilakukan. Manajemen strategi juga merupakan salah satu indikator dari kemampuan perusahaan atau instansi dalam melakukan perencanaan dan pelaksanaan aktivitas perusahaan. Namun di dalam melakukan hal ini, pihak manajemen khususnya harus mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dalam pelaksanaan strategi tersebut. Khususnya faktor resiko yang akan dihadapi dalam menangani perencanaan tersebut. Tidak hanya faktor resiko saja namun faktor-faktor internal maupun eksternal pun harus dipertimbangkan, seperti yang kita ketahui pelaksanaan manajemen strategis tidak dapat dilakukan oleh pihak manajemen saja melainkan memerlukan keterlibatan semua pihak di dalam perusahaan sehingga kerjasama atau koordinasi juga sangat diperlukan. Manajemen strategis dapat juga dikatakan sebagai suatu inovasi dan evaluasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan serta merupakan faktor penentu dalam pencapaian kesuksesan bagi suatuu perusahaan.


0 komentar:

Poskan Komentar

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini